• 25Jan

    Seperti yang di ketahui bermain di Stadion Emirates Arsenal dikalahkan Chelsea dengan skor 1 – 0.
    Penyebab kekalahan Arsenal dari Chelsea adalah Gol Tunggal yang di Cetak oleh seorang Diego Costa, Minggu (24/1/2016).

    Gol Diego Costa menjadi pembeda hasil akhir kedua tim pada laga tersebut. Namum, bukan gol itu yang disorot manajer Arsenal, Arsene Wenger, melainkan sikap Costa beberapa menit sebelumnya.

    Striker Chelsea itu mencetak gol penentu kemenangan timnya pada menit ke-23. Lima menit sebelum gol itu, Costa memaksa Arsenal bermain dengan 10 pemain lantaran Per Mertesacker dikartu merah usai melanggarnya.
    “Costa telah membuat pemain kami dua kali dikeluarkan dari pertandingan pada musim ini,” ujar Wenger saat usai pertandingan yang di kutip oleh agen judi online dalam situs mereka . Selengkapnya Baca Disini .

    Perkataan Wenger itu merujuk kekalahan 0-2 Arsenal di Stamford Bridge pada 5 Oktober lalu. Ketika itu, aksi provokasi Costa membuat Gabriel Paulista dikartu merah wasit.”Saya tidak menuduhnya, tetapi ini adalah fakta,” ucap Wenger melanjutkan kepada agen judi untuk diberitakan .
    “Hal seperti itu memang merupakan bagian dari permainan seorang striker. Costa sangat ahli dalam melakukannya,” tutur manajer asal Perancis itu.

    Namun semua yang di ucapkan oleh Wenger di tepis oleh, gelandang jangkar Chelsea, Nemanja Matic. Gelandang Chelsea tersebut menilai pengusiran bek Arsenal, Per Mertesacker bukanlah faktor utama dalam kemenangan 1-0 timnya di Emirates Stadium, akhir pekan lalu. Menurut Matic, Chelsea memang sudah unggul dari Arsenal dalam berbagai hal.

    Arsenal langsung berada dalam kondisi timpang di menit 18 ketika Mertesacker dikartu merah wasit karena melanggar bomber Chelsea, Diego Costa, yang sedang berlari sendirian menuju gawang Petr Cech. Lima menit berselang, Costa pun mencetak gol semata wayang untuk menghadirkan tiga poin bagi The Blues.

    Meski demikian, Matic berpandangan bahwa Chelsea tetap bisa menang seandainya Mertesacker tidak diusir wasit.

    “Sekalipun tanpa kartu merah tersebut, kami akan tetap bermain baik karena sebelum momen itu, kami bermain sangat baik dan punya beberapa peluang,” buka Matic, seperti dimuat laman resmi Chelsea, Selasa (26/1/2016).

    “Ini adalah Chelsea yang sesungguhnya dan saya yakin kami akan mengulangi performa seperti ini di masa mendatang. Tentu saja posisi kami di klasemen masih buruk, tetapi masih ada banyak laga sebelum musim ini berakhir,” lanjutnya.

    “Ini adalah kemenangan penting. Kami pantas menang dan kami sudah menunjukkan kualitas. Saya kira kami memang unggul segalanya dari Arsenal. Saya yakin, hingga akhir musim nanti kami akan menunjukkan diri sebagai tim besar,” sesumbar gelandang asal Serbia itu lagi.

    Permalink Filed under: Age Judi Online Comments Off on Nemanja Matic ; “Chelsea Memang Lebih Unggul Dari Arsenal”
  • 16Jan

    terry

    Pertandingan ke-22 Premier League musim 2015-2016 yang mempertemukan Chelsea dengan Everton berjalan dengan sangat seru dan sengit. Pertandingan ke dua klub besar itu menjadi soroton media di dunia.
    Bagaimana tidak seaorang John Terry menjadi peran utama pada drama pertadingan tersebut. Dimana John Terry menjadi petaka sekaligus penyelamat Chelsea pada laga melawan Everton di Stamford Bridge, Sabtu (16/1/2016) yang di langsir oleh agen judi online

    Sempat tertinggal dua Gol, The Blues akhrinya mampu menyudahi laga dengan hasil 3-3 dari The Toffees.
    Adalah Kevin Mirallas, Ramiro Funes Mori dan, gol bunuh diri John Terry yang memberikan Everton keunggulan di laga itu. Namun gol-gol dari Diego Costa, Francesc Fabregas, dan Terry di menit akhir laga menyelamatkan The Roman Emperors dari kekalahan perdana mereka di bawah arahan Guus Hiddink.

    Sempat menjadi orang yang bersalah pada pertandingan tersebut karena gol bunuh dirinya, Terry pula yang menebusnya dengan mencetak gol terakhir sehingga pertandingan berkesudahan 3-3.
    Pada Gol di menit 98 inilah yang membuat Chelsea terhindar dari kekalahan saat menjamu Everton di Stamford Bridge.

    Namun sangat di sayangkan Gol yang diciptakan oleh John Terry merupakan gol di luar batas waktu injury time yang diberikan wasit, yakni tujuh menit. Terry yang membuat gol itu juga dalam posisi offside saat menerima umpan dari kepala Oscar.

    Komentar pun langsung diucapkan manajer Everton, Roberto Martinez. Pria asal Spanyol itu mengaku sangat gusar dengan proses terjadinya gol yang dicetak oleh Terry. Terlebih, mantan kapten Timnas Inggris itu sudah lebih dahulu berada di posisi offside.

    “Saya marah dan sangat marah melihat terjadinya gol dari John Terry di menit-menit akhir pertandingan. Sebab, Anda bisa menilainya sendiri bahwa gol itu sebenarnya tidak sah,” cetus Martinez, seperti dikutip BBC Sport, Minggu (17/1/2016).

    “Sangat menyakitkan harus meraih hasil seperti ini (imbang 3-3) dengan cara yang seperti itu. Kami merasa bahwa kami mampu memenangkan pertandingan. Namun, wasit telah merengkut hal itu dari kami hari ini,” tutup mantan manajer Wigan Athletic tersebut.

    Permalink Filed under: Age Judi Online Comments Off on Komentar Manager Everton Pada Gol Terry
 
WP_Lime_Slice

Website Terpercaya

Website Live Skor Bola Tercepat disponsori DepoSbobet yang menyediakan layanan pembuatan akun pada situs betting internasional.


Situs resmi untuk transaksi judi bola liga inggris Sbobet dengan menggunakan rekening bank lokal indonesia seperti bca,mandiri,bri dan bni.


Informasi bola terkini kompetisi top level liga besar dunia meliputi pertandingan sepakbola spektakuler dari berbagai klub ternama mendukung petaruh dalam permainan Judi Online.


Situs Sbobet online menawarkan berbagai game Sportbook & Casino Live Dealer. Jika anda ingin bergabung boleh lakukan pendaftaran via Casino Sbobetberry dengan segera.


Mari bergabung dengan Agen Judi Bola terpercaya Indonesia berkualitas layanan sempurna berbagai transaksi taruhan online. Aman buat petaruh online.


Pilihan tepat bergabung untuk Judi Sbobet bersama agensi terpercaya indonesia .Pelayanan transaksi deposit & withdrawal tercepat (3 menit).